Peringati Maulid Nabi 1448 H, Pemkab Parigi Moutong Musnahkan Barang Bukti Miras dan Perkuat Ketahanan Keluarga

Daerah 17 Sep 2026 09:39 • 3 min read • 12 views • By Sri

Share berita ini

Peringati Maulid Nabi 1448 H, Pemkab Parigi Moutong Musnahkan Barang Bukti Miras dan Perkuat Ketahanan Keluarga
PARIGI MOUTONG - Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang dirangkaikan dengan pemusnahan ba...

PARIGI MOUTONG - Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang dirangkaikan dengan pemusnahan barang bukti minuman keras (miras) serta pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan (DWP) Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Parigi Moutong. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di Masjid Satpol PP dan Damkar Kabupaten Parigi Moutong, Rabu (16/9/2026).

Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, dalam berbagai tertulisnya yang dibacakan oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah, Adrudin Nur, menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan momentum penting bagi jajaran pemerintah dan masyarakat untuk kembali meneladani kehidupan serta akhlak Rasulullah SAW.

“Semakin sering kita memperingati Maulid, seharusnya semakin kuat pula komitmen kita untuk menghadirkan nilai-nilai akhlakul karimah dalam keluarga, lingkungan kerja, kehidupan bermasyarakat, maupun dalam menjalankan tugas pemerintahan,” tegas Bupati dalam Berbagainya.

Bupati menekankan, khususnya bagi jajaran Satpol PP dan Damkar yang bertugas langsung di lapangan, nilai-nilai kedisiplinan, keadilan, kepedulian, keimanan, dan tanggung jawab yang dicontohkan Rasulullah SAW harus selalu menjadi landasan utama dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.

Sebagai bagian dari komitmen menjaga ketententeraman dan konsultasi umum (Trantibum), kegiatan dilanjutkan dengan pemusnahan barang bukti minuman beralkohol hasil penindakan di wilayah Parigi Moutong.

Adapun rincian barang bukti yang dihancurkan meliputi:
82 Liter Cap Tikus (kemasan jeriken/curah).

82 Bungkus Cap Tikus dalam kemasan plastik.

17 Botol Minuman Beralkohol (merk Asoka, Anggur Merah, dan Bir).

Bupati menegaskan bahwa pemusnahan ini bukan sekadar tindakan formalitas penegakan peraturan, melainkan langkah nyata pemerintah daerah dalam melindungi masyarakat dari dampak buruk peredaran miras yang dapat memicu kriminalitas, gangguan keamanan, hingga penurunan kualitas kesehatan.

“Pemusnahan ini hendaknya dimaknai sebagai ketegasan Pemerintah Daerah sekaligus pesan moral kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dari peredaran minuman beralkohol. Pengawasan dan penegakan Perda harus dilakukan secara profesional, humanis, terukur, dan tidak memandang bulu,” tegasnya.

Pendekatan persuasif dan edukatif juga diingatkan agar tetap berjalan seiring dengan penegakan hukum, sehingga memahami bahwa aturan masyarakat diciptakan demi terwujudnya lingkungan yang aman, nyaman, tertib, dan terlindungi.

Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Daerah memberikan penghargaan tinggi kepada DWP Satpol PP dan Damkar atas peran strategisnya dalam memperkuat ketahanan keluarga serta membangun kepedulian sosial di lingkungan aparatur.

“Keluarga adalah landasan utama pembentukan karakter. Dari keluargalah lahir kedisiplinan, tanggung jawab, kejujuran, dan kepedulian yang dibawa ke dalam kehidupan bermasyarakat maupun pelaksanaan tugas,” ujar Bupati.

Penghargaan dan ucapan terima kasih juga ditujukan kepada seluruh jajaran Satpol PP dan Damkar atas dedikasi tanpa lelah di garis depan meminta umum dan pelayanan penyelamatan darurat.

“Laksanakan tugas dengan penuh integritas. Ketegasan tidak berarti keras, dan sikap humanis tidak berarti lemah. Keduanya harus berjalan beriringan agar kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan sebagai pelindung dan pelayan masyarakat,” pesan Bupati mengakhiri Berbagainya.

Melalui kegiatan rangkaian ini, Pemkab Parigi Moutong berharap hubungan silaturahmi antarinstansi dan masyarakat semakin erat, serta terciptanya kesadaran kolektif dalam meneladani akhlak Rasulullah SAW demi Parigi Moutong yang aman dan kondusif.

Penulis : SRI
Sumber : Diskominfo Parigi Moutong.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Sosmed Parimo