Peletakan Batu Pertama Kampung Nelayan Merah Putih, Parigi Moutong Miliki 9 Titik Terbanyak di Sulawesi Tengah

Terkini 27 Aug 2026 10:11 3 min read 1 views By Ical

Share berita ini

Peletakan Batu Pertama Kampung Nelayan Merah Putih, Parigi Moutong Miliki 9 Titik Terbanyak di Sulawesi Tengah
Dalam sambutannya, Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase menyampaikan bahwa peletakan batu pertama ini bukan sekedar seremoni pembangunan fisik

PARIMO– Bupati bersama Wakil Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase - H. Abdul Sahid melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Pelawa Baru, Kecamatan Parigi Tengah, Rabu (26/8/2026).

Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dalam mendorong kemajuan ekonomi masyarakat pesisir.

Dalam sambutannya, Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase menyampaikan bahwa peletakan batu pertama ini bukan sekedar seremoni pembangunan fisik, melainkan simbol dimulainya ikhtiar bersama untuk membangun lingkungan dan kehidupan masyarakat nelayan yang lebih baik, mandiri, tertata, produktif, aman, dan penuh semangat gotong royong.

“Alhamdulillah, pada tahun ini Kabupaten Parigi Moutong mendapat alokasi pembangunan 8 kawasan Kampung Nelayan Merah Putih. Ditambah 1 kawasan utama di Desa Bolano yang telah dimulai pembangunannya pada akhir tahun 2025, maka total ada 9 titik di wilayah kita. Ini menjadikan Parigi Moutong sebagai kabupaten dengan alokasi terbanyak di Provinsi Sulawesi Tengah,” ungkap Bupati.

Keberhasilan memperoleh 9 titik pembangunan tersebut tidak lepas dari upaya keras pemerintah daerah dalam melakukan lobi dan meyakinkan Pemerintah Pusat, khususnya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), terkait program prioritas pembangunan nasional seribu Kampung Nelayan Merah Putih di seluruh Indonesia. Dengan panjang garis pantai mencapai 510 km yang membentang dari utara hingga selatan dan sebagian besar masyarakat bermata pencaharian sebagai nelayan, Parigi Moutong dinilai sangat layak dan membutuhkan program ini.

“Selain pelabuhan, fasilitas pendukung seperti pabrik es juga akan dibangun dan menjadi kebutuhan utama bagi nelayan kita. Insya Allah, masih ada kemungkinan penambahan lokasi lain yang sedang dalam proses survei,” tambah Bupati.

Pembangunan tersebut sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong : Maju, Mandiri, Berkelanjutan Melalui Gerbang Desa. Bupati menegaskan pembangunan harus dimulai dari desa, karena di desa lah terdapat yayasan perekonomian daerah.

“Saya menyampaikan pesan kepada Kepala Desa, Camat, dan seluruh pemangku kepentingan di lokasi yang akan dibangun, untuk terus mengawal proses pembangunan ini. Jika ada kendala di lapangan, segera sampaikan agar dapat diselesaikan bersama. Ini program Bapak Presiden untuk kita semua, maka wajib kita jaga dan pastikan berjalan lancar hingga selesai dan bermanfaat,” pesan Bupati.

Tak hanya itu, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu, memperkuat kemandirian ekonomi, menjaga lingkungan, dan mewujudkan Kampung Nelayan Merah Putih sebagai simbol persatuan dan kemajuan.

Wakil PPK Pembangunan KNMP Wilayah 3 Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Maltonius Tassi, dalam Segalanya menyatakan bahwa Kampung Nelayan Merah Putih merupakan program prioritas nasional sesuai Instruksi Presiden Nomor 14 Tahun 2025 dan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2026. Program ini juga telah mendapat persetujuanan dari Kejaksaan Agung untuk pembangunan seribu kampung nelayan pada tahun 2026.

“Kami sudah berada di Parigi Moutong sejak Juli 2026 untuk mengoordinasikan pelaksanaan pembangunan ini. Terima kasih kepada Pemerintah Daerah, Bupati, Wakil Bupati, Dinas Kelautan dan Perikanan, serta seluruh tim yang telah mendukung setiap proses hingga peletakan batu pertama dapat dilaksanakan. Kami berharap pembangunan ini segera beroperasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat nelayan Parigi Moutong,” ujar Maltonius Tassi.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Parigi Moutong, I Made Cornelius, melaporkan bahwa program ini bertujuan memaksimalkan pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan secara terintegrasi dan berkelanjutan, sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat pesisir. Pada tahun 2026, KKP mengalokasikan 8 kawasan pembangunan di Desa Boyantongo, Desa Sausu Tambu, Desa Pelawa Baru, Desa Sienjo, Desa Laemanta, Desa Tada, Desa Dusunan, dan Desa Malalang.

Diharapkan melalui program ini tercipta sinergi dan kolaborasi antar seluruh pemangku kepentingan, menjadikan Kampung Nelayan Merah Putih sebagai simpul utama perekonomian di kawasan pesisir Kabupaten Parigi Moutong.

Penulis : ICAL
Sumber : Diskominfo Parigi Moutong.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Sosmed Parimo