Pelantikan Pengurus Kadin Sulteng, Perkuat Sinergi Investasi dan Pengembangan UMKM Parigi Moutong

Terkini 19 Sep 2026 13:32 • 2 min read • 143 views • By Aldi

Share berita ini

Pelantikan Pengurus Kadin Sulteng, Perkuat Sinergi Investasi dan Pengembangan UMKM Parigi Moutong
​PALU - Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, menghadiri acara Pelantikan dan Pengukuhan Dewan Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi T...

​PALU - Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, menghadiri acara Pelantikan dan Pengukuhan Dewan Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tengah Masa Bakti 2026–2031. Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah dipimpin langsung oleh Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, di Lapangan Pogombo, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Kota Palu, Rabu (16/9/2026) malam.

Kehadiran jajaran Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dalam agenda ini merupakan bentuk komitmen daerah dalam memperkuat sinergi bersama dunia usaha, mendorong pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta membuka peluang investasi berbasis potensi daerah.
​​Ketua
Kadin Sulteng terpilih periode 2026–2031, Gufran Ahmad, menegaskan kepengurusan baru ini dibangun sebagai rumah besar bagi seluruh pelaku usaha, mulai dari skala mikro hingga besar.

​"Kita ingin pengusaha lokal menjadi bagian dari pertumbuhan, bukan hanya menjadi penonton atau cadangan. Pengusaha lokal harus masuk ke dalam rantai pasok industri, memperoleh akses pasar, serta meningkatkan kapasitas dan daya saing," ujar Gufran. Ia menambahkan bahwa indikator keberhasilan organisasi akan diukur dari terbukanya peluang bisnis nyata, terciptanya lapangan kerja, serta keterlibatan aktif UMKM.

​Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, menyampaikan optimisme tinggi terhadap potensi ekonomi Sulawesi Tengah. Menurutnya, pertumbuhan daerah tidak boleh hanya bertumpu pada hilirisasi nikel, tetapi juga merupakan sektor unggulan non-tambang.

​Potensi daerah tidak hanya bertumpu pada nikel dan hilirisasi, tetapi juga sektor pertanian, perikanan, dan perkebunan seperti kelapa, durian, dan kakao. Memanfaatkan jaringan nasional dan internasional untuk memperluas promosi investasi serta membuka akses pasar, kata Anindya. Ia berpesan agar pengurus baru senantiasa memegang tiga prinsip utama: bermanfaat, berdampak, dan amanah.
​​Sementara
itu, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny Arniwaty Lamadjido, menyambut hangat jajaran Kadin Indonesia dan menekankan kesiapan pemerintah daerah dalam berkolaborasi. Wagub memaparkan sejumlah strategi program provinsi, di antaranya menargetkan mencetak 30.000 hektar sawah dengan teknologi pertanian modern untuk meningkatkan produktivitas dari 4 ton menjadi 12 ton per hektar.

​Selain itu, Wagub juga menonjolkan nilai ekonomi komoditas perkebunan seperti durian yang mencatat angka ekspor signifikan, serta potensi industri perikanan seperti rumput laut. Pemprov Sulteng menegaskan keterbukaannya terhadap masuknya investor yang taat aturan serta mengumumkan rencana pertemuan 1.000 UMKM se-Sulteng pada 28 September mendatang melalui gerakan 'Berani Ekspor'
.
Pelantikan kepengurusan Kadin Sulteng periode 2026–2031 yang terdiri atas 1 ketua, 5 bidang utama, 19 wakil ketua, dan 55 anggota komite ini menjadi momentum strategi bagi Kabupaten Parigi Moutong. Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong siap menyelaraskan program pembangunan daerah dengan program Kadin guna memperluas pasar produk unggulan lokal, menarik investor, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Foto : Prokopim/Aldi
Sumber : Diskominfo Parigi Moutong.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Sosmed Parimo